"Bukan kami mengambil suara PKB, tapi mereka mengikuti ulama sekarang ada dimana. Lihat saja suara PKB dalam Pilgub Jatim," kata Ketua Umum DPP PKNU Drs H Choirul Anam di Surabaya, Sabtu (26/7). Di sela-sela pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II DPW PKNU Jatim yang diikuti 272 peserta se-Jatim itu, pimpinan tertinggi PKNU yang akrab disapa Cak Anam itu mentargetkan kursi PKNU di DPRD Jatim mencapai 35 persen. "Kalau di DPRD Jatim ada 100 kursi berarti target kami adalah 35 kursi di DPRD Jatim, tapi target untuk DPR RI ada 18 persen (18 persen dari 560 kursi DPR RI berarti 99 kursi)," katanya.
Menurut mantan Ketua PW GP Ansor Jatim itu, basis PKNU adalah pengikut para ulama/kiai dan habib. "Kalau pengikut kita itu warga NU, maka nahdliyyin yang dulu ke PKB akan ke PKNU, karena para kiai sekarang ada di PKNU," katanya.
Di sela-sela Musykerwil II PKNU Jatim, Ketua DPW PKNU Jatim Arif Djunaidy menyatakan PKNU harus menang dalam Pemilu 2009 di Jatim, karena itu pihaknya menyusun strategis untuk itu. "Kalau PKNU harus menang bukan berarti kami bombastis, tapi karena mayoritas Jatim itu nahdliyyin dan nahdliyyin itu mengikutinya para kiai. Mereka konsisten mengikuti kiai, bukan mengikuti institusi politik," katanya.
Ketika dikonfirmasi tentang strategi pemenangan PKNU yang dibahas dalam Musykerwil PKNU Jatim pada 26-27 Juli, ia mengatakan kunci pemenangan itu ada dua langkah. "Langkah pertama adalah PKNU akan berusaha mengembalikan suara NU ke PKNU, sedang langkah kedua adalah menarik orang di luar NU ke PKNU," katanya.
Namun, ia mengaku strategi pemenangan itu masih akan dirumuskan. "Yang jelas, kalau menarik orang luar NU itu antara lain dengan kerja-kerja sosial," katanya. Pembukaan Muskerwil II PKNU Jatim itu dihadiri KH Mas Subadar (Rais Dewan Musytasyar DPP PKNU), KH Sholeh Qosim (Dewan Musytasyar DPP PKNU), KH Masbuchin Faqih (Dewan Musytasyar PKNU Jatim), dan KH Ubaidillah Faqih (Ketua Dewan Syuro PKNU Jatim).
27/07/2008 - 04:55

Tidak ada komentar:
Posting Komentar